Semangat untuk terus produktif kembali ditunjukkan oleh Ibu Linsawati, salah satu penerima manfaat program pemberdayaan ekonomi YBM Brilian. Pada panen kedua, Ibu Linsawati berhasil memanen 150 ikat sayuran dengan harga jual Rp1.500 per ikat.
Sebelumnya, pada panen pertama, Ibu Linsawati telah berhasil memanen 30 ikat dengan harga jual Rp1.200 per ikat. Hasil panen yang terus meningkat ini menjadi bukti bahwa dukungan modal dan pendampingan dapat mendorong penerima manfaat untuk mengembangkan usaha secara produktif.
Modal usaha yang digunakan Ibu Linsawati merupakan bantuan dari YBM Brilian, yang bersumber dari zakat para pekerja BRI. Dukungan tersebut tidak hanya menjadi bantuan modal, tetapi juga menjadi jalan bagi keluarga penerima manfaat untuk terus berusaha, meningkatkan pendapatan, dan memperkuat ekonomi keluarga.
“Terima kasih kepada YBM Brilian dan para pekerja BRI yang telah menyalurkan zakatnya kepada kami. Dengan dukungan ini, kami bisa terus produktif dan membantu memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga,” ungkap Ibu Linsawati.(19/8/2026)
Setiap ikat sayuran yang dipanen menjadi bagian dari perjalanan kemandirian. Dari modal yang diberikan, tumbuh usaha; dari usaha, lahir penghasilan; dan dari penghasilan, tumbuh harapan bagi keluarga.
Terima kasih YBM Brilian dan para pekerja BRI. Zakat yang ditunaikan telah menjadi manfaat nyata, membantu penerima manfaat untuk terus tumbuh, produktif, dan berdaya.





